Jumat, 20 Januari 2012

kisah Adam, bukan seperti anggapan "Mereka"

Sebelum saya membaca buku yang menjelaskan secara runut dan shahih tentang penciptaan manusia pertama, kita sedikit banyaknya mungkin sudah mempunyai blue print tersendiri yang sudah ditanam oleh orang-orang terdahulu. baik, orang tua, guru ngaji, tetangga, teman dsb, tentang Nabi Adam. Tapi, sayang yang saya dapati dulu hanyalah kata2 yang sumbernya itu saya juga tidak begitu mengetahui dengan jelas. Apakah itu berasal dari Al-qur'an atau pun dari orang2 terdahulu saja. 

saya juga pernah menonton siaran di tv internasional tentang penciptaan adam hingga diturunkannya adam kebumi versi umat kristiani. allah ingin menciptakan makhluk dalam wujud yang berbeda dengan malaikat dan iblis. kemudian allah menciptakan adam. allah dan adam berteman baik,karena adam merasa kesepian, kemudian adam cerita ke allah dan allah menciptakan hawa untuknya. dan allah membiarkannya leluasa disyurga dengan syarat tidak boleh memakan pohon APEL itu.

iblis yang saat adam diciptakan itu sudah sangat benci kepada adam, berusaha sekuat tenaga menghancurkan adam karena telah merebut perhatian allah. iblis mengetahui, kalau adam telah memiliki hawa sebagi pasangannya,dan juga mengetahui kelemahan wanita, lalu ia memanfaatkan hawa untuk untuk menggoda adam agar mau memakan buah apel tersebut. 

pada saat hawa sedang berjalan-jalan ditaman syurga, hawa melihat pohon apel tersebut, yang tak terlalu jauh jaraknya dari tempat ia berdiri. kemudian ia mendengar bisikan yang membawanya hingga kebawah pohon apel tersebut, didapatinya seekor ULAR yang melilit didahan pohon apel tersebut. ternyata dari UlAR itulah sumber suara yang didengarnya.
hawa terkejut, karena ada ular yang bisa berbicara. itu sungguh luar biasa menurut hawa, kemudian terjadilah dialoq antara hawa dan ULAR (yang tidak lain adalah jelmaan iblis).
"siapa kamu??? kenapa kamu bisa berbicara kepada ku??" tanya hawa masih dengan nada kaget 
"aku adalah makhluk ciptaan allah, aku yang menjaga pohon ini, ayoo makanlah buah apel ini, ini buah yang sangat lezat, dan apabila kamu memakannya maka kamu akan kekal disyurga" jelas iblis dengan segala tipuannya 
"apakah itu benar??"tanya hawa penasaran 
"iya itu benar, ayoo makanlah" bujuk iblis hawa pun kemudian memetik buah APEL tersebut dan memakannya serta membawa pulang beberapa buah untuk adam. 

setibanya di tempat adam, ia menceritakan apa yang dialaminya kepada adam, dan adam pun ikut memakannya, sehingga pada saat mereka sedang memakan itu, allah menegur mereka. allah marah besar dengan adam, adam pun sangat menyesal dengan apa yang telah dilakukannya itu. kemudian baju surga yang dikenakan mereka kemudian terlepas dari badannya, mereka kemudian diusir oleh allah dari syurga. 

allah sangat marah kepada adam dan hawa, namun allah sangat mencintai mereka. hingga allah pun dirudung kesedihan yang mendalam atas dosa yang telah diperbuat adam itu. setibanya dibumui adam, akhirnya bertemu kembali dengan hawa dan membentuk peradaban dari keluarganya. lalu, allah memutuskan untuk menebus dosa-dosa adam dengan menurunkan yesus kebumi. dan untuk itu, yesus merelakan dirinya dilontari batu-batu oleh manusia kemudian yang kemudian disalib sebagai penebus dosa umat manusia. 

dan dari kejadian diatas menurup pemahaman "Mereka" orang yang bertanggung jawab atas kesalahan adam itu ialah hawa, karena hawa kita dikeluarkan dari bumi. 

padahal dalam islam, cerita adam itu, begitu indah dan sarat dengan ibrah atau pelajaran untuk generasi penerus adam. dan dikeluarkan adam dari syurga bukan merupakan kesalahan hawa, tapi memang karena adam akan dijadikan sebagai khalifah dimuka bumi. "sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi" (Qs. Al-baqarah:30). 

adam memang dipersiapkan oleh Allah untuk menjadi khalifah dimuka bumi, bukan menjadi khalifah di syurga. soal, adam dan hawa memakan buah khuldi (apel dalam perumpamaan orang yahudi), bukanlah hawa yang mengajaknya, tapi adamlah yang mengajak hawa karena bisikan iblis. 

adam adalah manusia, yang didalam diri setiap manusia mempunyai sifat lupa, yang hatinya bisa berbolak-balik dan keteguhan hati yang dapat melemah. karena itulah, iblis menghimpun seluruh dendamnya untuk menggoda adam, sehingga keteguhan yang ada pada adam melemah. "kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dan berkata, 'Hai adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?'" (Qs. Thaha 120) 

sehingga mereka berdua memakan buah itu, dan itu menjadi dosa setan dan dosa adam. kesalahan setan disebabkan karena kesombongannya dan kesalahan adam yang disebabkan ketamakannya . iblis ingin menghinakan manusia, sementara adam ingin mengekalkan dirinya disyurga. 

jauh sebelum kejadian itu, Allah sudah tahu, bahwa adam dan hawa akan memakan buah larangan itu dan turun kebumi. dan Allah juga tahu, kalau setan sangat benci kepada adam dan hawa. apa yang dialami oleh adam dan hawa disyurga, memang harus mereka jalani untuk membuka kehidupan mereka didunia. semua itu, mendidik adam dan hawa, juga membertahu anak cucu adam bahwa setan adalah makhluk yang mengeluarkan ayah bundanya dari syurga. dan jalan untuk kembali menuju syurga hanya bisa dilalui dengan menaati Allah dan memusuhi syaithan. 

 wallahua'lam bissawab..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan kenang-kenangan setelah anda berkunjung walau hanya sebait sapa.. :)

 
;