Sabtu, 21 Mei 2011 3 komentar

Tidak RUGI jika kau PEDULI...


Original From : http://m-wali.blogspot.com/2011/11/cara-membuat-read-more-di-blog.html#ixzz1h4ZusOrf
Assalamu’alaikum kawan-kawan, saudara-saudara, ibu dan bapak yang yang telah bersedia berteman dengan husna  baik dijejaring ini maupun didunia nyata. Terima kasih banyak atas kebaikan semua.. Husna merasa bersyukur berada dalam lingkaran orang-orang baik seperti kalian semua. Dimana pun berada, kapan pun. Itulah yang disebut Ukhwah atau bahasa trendnya saudara. Klo sekarang ada yang namanya Big Brothers. Tapi, ini lebih dari Big Brothers..
Udah, udah gak usah panjang x dibahas.

Yup lama tak hadir dengan menghadirkan catatan singkat yang semoga mampu memikat semua dengan ibrah didalam setiap tulisan. Amien Ya Rabb..
Kali ini husna ingin berbagi tentang yang namanya sikap saling peduli satu sama lain. tak perlu lama2 mukaddimah langsung dah kutip faedah.. kalaupun udah pada tau tapi gak papa juga.. Langsung aja Baca.. checkidot!!!

Ini adalah cerita dari seekor tikus, makhluk yang hina menjijikkan dimata manusia, namun kali ini ia memberikan motivasi buat kita… husna rasa mungkin kita lebih hina dari pada tikus setelah membaca ini.. Uppsss… maaf, bukannya sengaja, tapi semoga itu tidak terjadi. Husna pun yakin kita semua harusnya lebih baik dari ciptaan yang lain. hhe. Semoga tidak menimbulkan kebencian bahkan sampai dendam pribadi dengan husna. (“,)…

Ok..
Disuatu desa hiduplah “pasutri” alias pasangan suami istri yang berprofesi sebagai petani. Nah, kali ini pasutri itu baru saja pulang belanja. Ketika mereka membuka satu persatu barang belanjaannya, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil bergumam.
“HemmM… makanan apalagi yah kira-kira yang dibawa pulang mereka dari pasar???”
Hufffth.. tau gak saudara-saudara apa-apa aja barang yang dibawa pulang mereka???
Husna yakin pada belum tau.. yah, salah satunya adalah Perangkap Tikus.
HahhhhhhhHHH… sang tikus pun sangat terkejut melihat apa yang dibawa pulang pasutri tersebut. Ia kaget bukan kepalang. Ia pun segera berlari ke kandang dan berteriak.
“Ada perangkap tikus dirumah!!! Teman-teman…. Dirumah sekarang sudah ada perangkap Tikus!!”
Ia mendekati Ayam dan berteriak “Ada perangkap tikus di rumah”. Sang ayam berkata “tuan tikus,.. aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh padaku”.
Sang tikus pun berlalu dari si Ayam mendekati seekor kambing sambil berteriak. Lalu kambing pun berkata “aku turut bersimpati kawan, namun maaf  tidak ada yang bisa aku lakukan..
Dengan rasa kecewa ia pun mendekati seekor sapi, tapi apa yang dia dapat kan??? Yupppp.. jawaban yang sama dengan yang lain. “perangkap tikus tidak berbahya  buatku sama sekali..””
Lalu sitikus itu berlari kedalam hutan. Ia pun bertemu dengan seekor ular dan menceritakan kembali ada bahaya didalam rumah.  Sang ular pun berkata sama dengan yang lainnya. “Ahhhh… perangkap tikus yang kecil tidak akan mencelakaiku…”
Akhirnya sang tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kaluau ia akan menghadapi bahaya ini sendirian. Tak ada yang membantu…
Sebelum husna lanjutkan, coba kita sama-sama merenungkan sejenak. Pernahkah kita berada diposisi yang sama dengan sitikus???? Atau malah kita sering berada pada posisi ayam, kambing, sapi dan ular??? Mungkin itulah yang mesti kita tanyakan pada diri masing2.
Setelah kalian semua mengetahui dimana kecenderungan posisi anda selama ini baru husna sambung kisahnya!!!
Astaghfirullahal ‘adhzim… ternyata banyak diantara kita yang seperti ayam, kambing,sapid an ular.. tak terkecuali husna.. pada saat belum mengetahui efek sikap cuek.

Okkkey… tidak ingin melihat kalian semua berteriak demonstrasi seperti anak-anak yang ingin mendapat bagian permennya..hhhe maaf (ice breaking)..

Nah ini dia kelanjutannya…. Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi. Itu pertanda bahwa perangkapnya telah memakan korban.
Namun, ketika melihat perangkap tikusnya, seekor ular berbisa telah terjebak disana. Hhhhooohhooo… ekor ular yang terjepit itu membuatnya semakin ganas dan brutal menyerang istri petani itu.
Walaupun sang suami berhasil membunuh ular tersebut, namun sang istri sempat tergigit dan teracuni oleh bisa ular tersebut. Setelah beberapa hari di rumah sakit, sang istri diperbolehkan pulang. Namun selang beberapa hari kemudian kembali lagi istri petani tersebut demam tinggi yang tak turun-turun juga. Atas saran kerabatnya, ia pun membuatkan istrinya sup AYAM untuk menurunkan demamnya.
Semakin hari bukannya semakin sembuh, malah tambah semakin tinggi demam istri petani. Lalu seorang teman menyarankan untuk makan hati KAMBING. Ia pun lalu menyembelih KAMBINGnya untuk diambil hatinya.
Masih.. yah, istrinya pun tidak jua sembuh dan akhirnya Meninggal dunia.

Banyak sekali orang yang datang pada saat pemakaman. Sehingga ia harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi di rumah itu.

Nah!!! Nilai-nilai yang bisa kita ambil dari kisah di atas,???  suatu ketika dimana Anda mendengar seseorang sedang dalam kesulitan atau masalah dan Anda mengira itu bukan urusan Anda, maka pikirkanlah sekali lagi. yah pikirkanlah sekali lagi saudaraku..

Memang banyak kajadian seperti apa yang terjadi palestina.. dimana kita sering berceletuk ketika ada saudara kita yang meluangkan lebih waktunya memikirkan palestina dan mengabarkan pada kita bahwa palestina membutuhkan bantuan kita???
Namun apa???? Celotehan itu keluar dengan manis dari mulut kita ini.. “ngapain kita urus yang jauh disana??? Disini aja gak ada yg urus..”
“Palestine itu bukan urusan kita, itu hnya salh paham aja Israel.” Atau statement aplah lainnya yang keluar dari mulut kita, sengaja atau tidak.

Yah klo bicara Israel??? Sp tu Israel??? Mereka itu adalah golongan yahudi.. yang mereka itu tak akan senang bila melihat masih ada umat islam dibumi ini??? terus dan terus saja mereka membuat propaganda demi menghancurkan islam..

Dari duluuu memang perang melawan islam secara terang2an cukup menjadi tontonan kita yang ngakunya muslim dengan dalih, apa sich yg bisa kita bntu walaupun kita pergi kesana…

Okkeyyyy… cukup… gak usah bahas yang jauh2 aja.. di Indonesia, lagi marak2nya perang pemikiran. Walau tidak secara terang2an, tapi ini lebih mematikan umat islam.. terutama diAceh, maraknya pendangkalan aqidah yang meraup teman2 kita, saudara kita, keluarga kita. tapi apa tanggapan kita yang tahu perkembangan ini dan gak da yang menjadi korban dari saudaranya, keluarganya????

Yahh… kita pasti akan sama beranggapan seperti teman2 sitikus. Dan Hingga Akhirnya suatu saat islam benar2 diserang oleh Yahudi barulah kita menyadari, kenapa gak dari dulu kita bantu mereka membela agama ini???

Pikirkanlah kembali saudaraku… bantulah saudaramu yang berjuang dijalan Allah. Ingat!!! Penyesalan selalu datang di Akhir..

Wallahua’lam bissawab..
Kesalahan pasti ada, karena husna bukanlah orang yang fasih dalam berbagi.. tapi setidaknya husna ingin memberitahu kalian semua bahwa ancaman untuk islam itu sudah jelas adanya dan semakin mendekat.. yook kita tolong Agama Allah ini.

[Sumber: http://www.tahukah-kamu.com/2010/12/cerita-motivasi-dari-seekor-tikus.html]
  
Minggu, 10 April 2011 0 komentar

Bukan “Kader “, (kacang lupa pada kuliatnya)


http://www.gambargratis.com/wp-content/uploads/2010/12/kacang.jpgGoresan pena buat FUAT….
Bukan “Kader “, (kacang lupa pada kuliatnya)
By: Husna Linda Yani / Arsitektur 2008

Siapa sich yang gak tau kacang kulit, apalgi gak suka kacang kulit???. HmmM nyummi,… Makanan ringan, kecil dan imut yang begitu setia menemani saat-saat bergadang buat tugas, ngumpul bareng dengan teman, Apalagi dikalangan mahasiswa teknik.
Itu BUKAN kita

Walaupun ada sebagian diantara kita yang kena sindrom takut makan kacang kulit takut berjerawat, tapi dalam hatinya ngiler kalau liat orang kok nikmat makan kacang. Ada juga yang memang alergi dengan dengan kacang-kacangan. Tapi gak apalah, yang penting bagi pemikat kacang, makanlah sepuas-puasnya sebelum dicabutnya kenikmatan tuk makan kacang.
Yah, baik.. kita gak akan panjang lebar membahas manfaat sikecil. Tapi kita akan mendeskripsikan sesuatu yang mungkin anda sudah tau atau pun belum tau.. hhha, anggap saja kalian belum tau. Deal???
Okelah.. checkidott
Alkisah… ketika tanaman kacang mulai menunjukkan buahnya didalam tanah, sang biji memohon pada sang induk supaya ia ditemani saat keluar karena jika ia keluar sendiri, maka ia akan kedinginan,takut, dan gelap. Sang induk(batang) yang baik hati mengabulkan permintaan biji. Maka dibuatlah kulit yang membungkus biji agar aman dari tekanan tanah ataupun melindunginya dari serangga yang kerapkali menghancurkan biji kacang tersebut.
Begitu biji keluar, ia mendapati dirinya dalam dekapan yang hangat dan terlindungi. Suasana takut yang dibayangkan ternyata berbanding terbalik dengan yang kenyataan yang ada. Sebuah cangkang yang lebih besar ukurannya dari pada biji telah membungkusnya sedemikian rupa. Inilah yang membuat biji tetap hangat dan terus menjadi biji yang matang tanpa gangguan apapun. Sementara si kulit(cangkang) terus menerus menahan dingin dan tekanan tanah semata-mata untuk melindungi si biji.
Namun, apa balasan dari si biji???... penasaran kan??? Ikutin terus…

Saat panen tiba, petani mulai memetik setiap batang kacang dengan memilah-milah mana kacang yang berbiji dua, mana kacang yang berbiji tiga atau lebih, untuk dijual dengan harga berbeda.
Haa!!!, kini situasi si biji kacang telah berbeda lagi. ia sekarang bukan berada di tanah, melainkan berada di udara bebas yang lebih aman dan tidak menakutkan lagi. semua pemikat kacang kini lebih melirik  pada biji dari pada kulitnya. Tidak ada satu pun yang berpikir bahwa biji kacang yang enak dan besar itunadalah karena peran kulit yang begitu kuat untuk melindunginya.
Sang biji pun “lupa” kepada kulit yang telah membungkusnya sekian lama ketika ia begitu dipuji krena keindahan dan dan kenikmatan yang dirasakan oleh manusia. Tidak hanya itu, ketika kulit mulai dibuka dan dicampakkan begitu saja tak ada ucapan terimakasih yang keluar dari sibiji. Hal serupa juga terjadi disaat biji mulai mengeluarkan tunas-tunas barunya, serta merta sikulit dilupakan bahkan membusuk perlahan-lahan tanpa sepengetahuan si biji yang sedang berkonsentrasi dengan pada pertumbuhan tunasnya yang baru.
Na’uzubillahiminzalik…
Yah, mungkin cerita ini sangat simple, tapi menurut penulis itu merupakan sebuah tamparan keras dan juga instrospeksi diri buat kita.
Pernahkah kita berterimakasih pada FUAT yang sejak awal kita menginjakkan kaki ini di teknik diperkenalkan bahkan disterilkan ruhy kita dari pengaruh pekatnya peradaban di teknik sehingga kita masih tetap istiqamah di jalan ini???
Pernahkah kita menyadari, saat kita berada disuatu kedudukan ataupun wajihah lain yang sangat hebat siapakah yang menjadikan pribadi ini tangguh menghadapi polemik kalau bukan karena kita terlahir dari rahim yang kuat, rahim yang begitu menjaga kita.. FUAT..
Ingatlah kawan, jangan sampai kita menjadi “kader”(kacang lupa pada kulitnya).. walaupun amanah kita diluar seabrek, tapi selagi kita di teknik, ingatlah bah  wa disini (di teknik) ada wajihah yang merindukan kehadiranmu. Tegur sapamu dulu. Candamu dulu. Bahkan tangisanmu saat pedihnya dakwah yang kau lalui.. berterimakasihlah kita berkat FUAT kau dan aku bisa merajut ukhwah…   
                                                
Kamis, 10 Maret 2011 0 komentar

izin bermain buat anakku


As5.. pakabar semua??? husna kali ini hadir dengan sebuah curahan hati n fenomena2 yang mungkin sudah basi namun aroma basinya itu semoga tidak memuakkan kita semua...tanpa basa-basi, inilah dia.. moga bermanfaat.chekidot!!!

Derab rintihan terus membungkus kota ini.Penuh kegelapan yang kian pekat.Ibu, aku ingin bermain, aku ingin menembus kegelapan ini ibu…Izinkan aku berkumpul dengan mereka yang telah menembus kegelapan ibu…Izinku akan selalu menyertaimu anakku.Ibu,,mengapa temanku sedikit ibu?Bebatuan hasil reruntuhan konstruksi itu mainan anakku..

Kamis, 16 Desember 2010 0 komentar

bila aku jatuh cinta

0 komentar

bila aku jatuh cinta

Selasa, 07 Desember 2010 4 komentar

Adolf HItler juga manusia biasa...

Assalamu'alaikum.... kembali lagi dengan topik yang berbeda...

Kenalkah anda dengan Adolf Hitler???? Atau yang sering dipanggil hitler???
Wah,anda benar. Hitler memang pemimpin gerakan Nazi jerman yang paling sadis bin kejam bin tak pandang bulu itu. intinya begitulah kira-kira.
“sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga”. RIGHT???
Maksud husna, sekejam-kejamnya orang kalau dipahat terus- menerus dengan cinta, maka akan lemah juga jadinya.
Dipahat???? Emangnya patung kale… he
Yah, itulah gambaran seorang HITler. Siapa sangka seorang Hitler memiliki persaan dan tidak sanggup menerima fakta bahwa wanita yang ia cintai meninggal.
Oya, ingat gak sich semua, kenapa Hitler meninggal??? Wah,,, tuing***** tuing*****(mikirnya lama ya!!!... sambil menekan tuts tuts keyboard)
Yasudah, tidak mengapa. Karena husna baik, jadi husna mau beberkan kenapa sich Abang ntuh mati??
Duh mati???(sadis amat sich husna)
Jumat, 26 November 2010 1 komentar

Kau bukan pilihan Allah


KKDH {Kau bukan pilihan Allah}

Hari ini, kulepaskan kau dari hatiku. Ya, akan ku lepaskan kau dari hatiku meskipun bulir hangat ini tak bisa terpendam dalam muaranya ,sesaat ikrar itu terucap dan semakin melekat dalam yakinku. Meskipun telah kian lama rasa ini mengakar dengan indah dan kuat dihatiku. Namun kurelakan semua karna-Nya.

Aku tak akan pernah menyalahkanmu tentang semua ini. Ini bukan salahmu.  Karena aku tau, kau tak pernah tau bahwa selama ini aku memendam rasa padamu. Aku hanya menyimpannya sendiri, mengharap diri menjadi Fatimah yang mendambakan Ali sang kekasih impian. Yah itulah aku. Mampu menutupi semua ini tanpa seorang pun mengetahui.

Tadi saat aku baru saja usai mengisi di sebuah komunitas menulis yang baru kami (aku dan 3orang temanku) rintis “kamlibasta” komunitas menulis lima belas tahun. Aku mendapat satu panggilan masuk dari nomor yang tak asing bagiku. Reikha. Reikha merupakan sahabat dekat kita (aku dan kau) saat SMA dulu. Sarat bahagia tampak terlontar dari intonasi bicaranya diseberang sana. Aku sangat bahgia ketika Reikha bercerita bahwa dia akan menikah minggu depan. Seketika tubuhku lemas tak berenergi saat dia menyebutkan nama lelaki yang akan menikahinya. Tetapi kupaksakan bahagia untukmu sahabatku, Reikha.

Kak Alfi. Nama yang tak lain adalah milikmu. Nama telah mengkarat lekat hatiku. Ya,,Lelaki berkaca mata minus yang membuatku sangat mengagumi dan mengharapkannya. Itulah kau yang juga merupakan seniorku semasa SMA dulu.

Ya, mulai hari ini kulepaskan kau dari hidupku… tak kan ku biarkan lagi namamu melekat semakin erat dihatiku walaupun sulit. Biar itu menjadi kisahku saja.. Toh, aku bahagia setidaknya kau tidak salah memilih pendamping hidupmu. Karena Reikha adalah sosok wanita yang sangat menginspirasiku untuk menjadi sosok wanita lebih baik dan tegar seperti sekarang. Dia sangat pantas untukmu.

Aku baru sadar dan percaya akan surat cinta dari Allah itu, Lelaki yang baik (shaleh) untuk wanita baik (shalehah) dan sebaliknya. Dan cintaku belumlah sekuat cinta Fatimah.. 1 pelajaran yang dapat ku ambil bahwa aku harus lebih memperbaiki diri lagi, agar aku mendapat yang terbaik darinya.

Dan kini benar-benar kulepaskan kau dengan ikhlas tanpa ada penyesalan lagi. Saat mantra sakral itu pun terucap bibir lelaki Pilihan Allah itu, rasa haru membanjiri ruangan yang berdekorasi meriah itu. Diselingi isak tangis bahagia dan kicauan burung yang turut juga ikut bahagia karena Allah telah menggantikanmu dengan lelaki pilihanNya. Dengan sekejap, statusku pun berubah. Ini bukanlah sebuah pelarian.

 
;